Thursday, 22 October 2015

Semen Portland untuk Daerah Pantai

Daerah di dekat laut memiliki kadar garam yang cukup tinggi. Maka pilih jenis semen yang tahan terhadap garam sulfat tingkat rendah hingga sedang, seperti PC tipe II (moderate sulfate resistant). Selain untuk bangunan di daerah pantai, semen portland tipe ini juga biasa dipakai di daerah dengan keasaman yang sedang, seperti daerah rawa-rawa. Untuk keperluan membuat konstruksi yang terendam air laut, maka sebaiknya gunakan semen Portland tipe V karena punya ketahanan yang lebih tinggi.

PC tipe II dapat digantikan dengan semen campur, yang dikenal dengan PCC atau Portland Composite Cement. PCC biasa dikenal dengan semen abu, bisa menghasilkan permukaan beton atau plesteran yang lebih rapat dan halus daripada semen biasa.

Semen Portland

Semen yang telah banyak dikenal masyarakat adalah semen portland (Portland Cement atau PC). Bahan utama PC adalah kapur (batu kapur), pasir silika, tanah liat atau alumina, bijih besi, dan gipsum. Dari banyak jenis semen, yang umum digunakan adalah tipe Ordinary PC yang mudah untuk diaplikasikan karena tidak membutuhkan persyaratan khusus. Tipe ini dijual bebas di toko-toko material dan bisa dipakai untuk berbagai keperluan pembangunan. Sementara itu untuk kebutuhan tertentu, misalnya untuk bangunan di daerah pantai, kita memerlukan tipe lain yang lebih tahan cuaca. Semen jenis khusus harus dipesan pada produsen semen.

PC yang dijual secara bebas, dikemas dalam satuan 25 kg atau biasa disebut per sak (kantong). Material ini merupakan salah satu material utama dalam bangunan, fungsinya sebagai perekat material yang lain. Semen menjadi penentu kualitas beton untuk lantai, dinding, kolom, dan atap.

Semen Instan

Dengan hanya menambahkan air, maka jadilah mortar untuk berbagai keperluan membangun rumah. Inilah yang dimaksud dengan semen instan, kita tidak perlu menambahkan pasir seperti cara konvensional. Produsen kerapkali menambahkan beberapa bahan lain pada semen instan untuk memberikan nilai lebih pada produk. Kendati demikian, pada umumnya terdiri dari semen, pasir silika, filler, dan zat aditif lain yang ditambahkan sesuai dengan jenis semen instan. Campurannya homogen dan akurat sehingga kualitasnya lebih baik daripada campuran semen konvensional.

Semen instan ini dapat diaplikasikan untuk pemasangan bata dan plesteran, acian dinding, untuk perekat keramik, pelapis antibocor (waterproofing). Produsen biasanya menambah manfaat lain, seperti mencegah tile/keramik terangkat, mencegah retak rambut pada dinding, lebih awet, dan lain-lain. Makin lama, kegunaannya pun semakin beragam, misalnya untuk menambal permukaan beton, merekatkan beton lama dengan yang baru, bahkan untuk keperluan dekorasi di dinding. Kelebihan lain, semen instan cepat kering dan menghemat tenaga dalam pengerjaannya. Akan tetapi harganya relatif masih cukup tinggi.

Cat Pelapis Batu Alam

Batu alam kerap dipasang pada permukaan dinding atau lantai rumah. Untuk menjaga agar terlihat bagus dan awet, maka kita perlu melapis batu alam itu dengan cat khusus. Batu jenis tertentu mudah sekali ditumbuhi lumut dan berubah tampilannya karena cuaca. Terutama batuan yang memiliki pori-pori atau batuan yang termasuk jenis batu lunak, seperti batu paras dan batu palimanan.

Pelapis batu alam yang umum dijual berbahan solvent-based acrylic. Bahan dasar solvent membuat pelapis menempel dengan baik pada permukaan batu, seluruh pori akan tertutup sehingga mencegah air masuk ke batu dan mencegah tumbuhnya lumut. Beberapa merek menawarkan kelebihan seperti tampilan wet look, mengkilap, bahkan ada pula yang menambahkan warna-warna tertentu. Tampilan glossy memiliki keuntungan batu alam jadi mudah dibersihkan.

Bersihkan permukaan batu alam terlebih dahulu sebelum memberi lapisan batu alam. Beberapa merek memerlukan pengenceran cat pelapis dengan thinner, tapi ada juga yang bisa diaplikasikan langsung.

Tuesday, 20 October 2015

Harga Papan Fiber Oktober 2015


Perontok Cat Melamik


Bagi penggemar material kayu untuk bangunan atau interior tentu tidak asing lagi dengan jenis-jenis pelapis atau finishing kayu. Yang paling sering dipakai adalah melamik. Tapi bagaimana jika kita ingin melapis ulang atau mengganti finishing kayu melamik dengan finishing lain? Tentu saja kita perlu merontokkan dahulu pelapis yang lama supaya hasilnya bagus.

Gunakan cairan khusus untuk mengelupas cat kayu atau paint remover. Ada beberapa jenis paint remover. Kita perhatikan dulu keterangan pada kemasan, karena tidak semua paint remover dapat digunakan untuk mengelupas melamik. Melamik merupakan pelapis kayu yang cukup kuat dan sangat rapat menutup pori-pari kayu sehingga membersihkannya perlu usaha yang lebih. Anda perlu alat seperti kape dan sikat untuk mengangkat melamik kemudian diamplas.

Berhati-hatilah karena pada umumnya paint remover mengandung bahan kimia yang kurang baik untuk kesehatan. Ada beberapa jenis yang berbahan dasar air (water-based) tapi kurang kuat bila dibandingkan dengan solvent-based. Paint remover yang diklaim lebih aman dengan kemampuan merontokkan cat cukup kuat adalah yang berbahan dasar biokemikal. Bahan ini mengandung asam dari bahan alami yang berasal dari tanaman, seperti jeruk sitrus atau minyak kedelai.

Artikel terkait:
http://informasi-material.blogspot.co.id/2011/06/cairan-pengelupas-cat.html
http://informasi-material.blogspot.co.id/2015/10/kelupas-cat-dinding-lama-dengan-thinner.html

Sunday, 18 October 2015

Minyak Alami untuk Kayu


Terdapat beragam cara untuk memoles kayu, seperti politur atau plitur, dengan teknik semprot menggunakan NC, melamic, atau memberi warna dengan cat duco. Tapi ada cara yang alami untuk memunculkan karakter asli kayu, yakni dengan memakai minyak kayu jati atau teak oil. Dengan menggunakan minyak khusus kayu ini, permukaan kayu menampilkan keindahan serat alaminya. Minyak kayu juga paling mudah diaplikasikan dibandingkan finishing lain.

Hasil aplikasi minyak kayu tidaklah mengkilap seperti politur atau vernis, karena minyak kayu terbuat dari bahan alami, tanpa ada campuran bahan kimia. Minyak yang meresap perlahan ke permukaan kayu dan ke pori-pori membuat kayu lebih "sehat". Berbeda dengan vernis yang mengandung bahan resin, seperti polyurethane, yang bersifat seperti plastik cair yang bila mengering akan membentuk lapisan film. Bila menggunakan minyak kayu, Anda perlu waktu yang cukup lama untuk menunggu minyak kering.

Selain teak oil adapula jenis minyak kayu lainnya, seperti linseed oil (minyak biji rami), danish oil, mineral oil, dan tung oil. Minyak kayu bisa diaplikasikan pada furnitur kayu, bagian-bagian rumah yang memakai kayu solid, dan benda-benda kerajinan. 

Cat Dinding Anti nyamuk